DIAGNOSIS KERUSAKAN HARDWARE PADA PERSONAL KOMPUTER

LAPORAN TUGAS BESAR KELOMPOK
PENGANTAR INTELEGENSI BUATAN
“DIAGNOSIS KERUSAKAN HARDWARE PADA PERSONAL KOMPUTER”
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Intelegensi Buatan tentang "Sistem Pakar”
Disusun oleh:
Kelompok  II
Rohmat                                    12.14.1.0110
Siti Masitoh                 12.14.1.0114
Syarip                           12.14.1.0120
Rizqi Caesar                13.14.1.0002
Sugih P.H                    12.14.1.0117

TEKNIK INFORMATIKA III D
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MAJALENGKA
2013/2014
KATA PENGANTAR
            Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Pengantar Intelegensi Buatan”Sistem Pakar” ini tepat pada waktunya.
            Dalam makalah ini kami mencoba membahas tentang kerusakan Hardware pada computer, yang sering terjadi dalam penggunaan computer.
            Terima kasih kami ucapkan pada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya penyusunan makalah ini. Terutama kepada dosen yang bersangkutan, yang telah membimbing kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini.
            Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam pembuatan makalah ini, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk kesempurnaan makalah-makalah selanjutnya.
            Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat khusunya bagi kami dan umumnya bagi para pembaca sekalian.



Majalengka,   Januari 2014


Penyusun




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................
DAFTAR ISI.............................................................................................................
BAB I .......................................................................................................................
1.1              Latar Balekang .......................................................................................
1.2              Tujuan Penelitian ...................................................................................
1.3              Knowledge Base.......................................................................................
1.4              Batasan ....................................................................................................
BAB II ......................................................................................................................
2.1              Forward Chaining ..................................................................................
2.2              Backward Chaining ...............................................................................
BAB III ....................................................................................................................
3.1           Prediksi Kerusakan ................................................................................
3.2           Representasi Pengetahuan .....................................................................
BAB IV ....................................................................................................................
4.1  Kerusakan  ..................................................................................................














BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
                  Dilihat dari sejarah perkembangan teknologi informatika yang demikian pesatnya, ini akan membutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk menanganinya. Oleh karena itu, biasanya yang bergerak dalam bidang computer berusaha menguasai dalam bidang computer terutama yang berhubungan dengan hardware computer.
                  Didalam penggunaannya, hardware computer tidak dapat luput dari kerusakan atau masalah, meskipun kerusakan itu adalah kerusakan kecil. Dan peranan seorang teknisi pun sangat dibutuhkan terutama bagi para pengguna atau pemilik computer yang tiudak mengetahui penyebab-penyebab kerusakan dan cara memperbaiki disaat computer mengalami kerusakan. Sangat disayangkan jika kerusakan yang terjadi hanyalah kerusakan kecil yang semestinya dapat diperbaiki sendiri. Sementara waktu untuk menunggu perbaikan sudah cukup lama dan membutuhkan biaya yang cukup besar.
                  Dalam tugas system pakar ini, akan dirancang suatu perangkat lunak yang dapat membantu orang-orang awam (user) yang tidak memiliki pengetahuan tentang computer atau tempat untuk mengiudentifikasi kerusakan yang terjadi pada umumnya. Perangkat lunak ini akan menuntun user untuk mengidentifikasi kerusakan dengan cara memilih jenis kerusakan, mengikuti langkah-lagkah pemeriksaan dan akhirnya menemukan penyebab kerusakan.

1.2  Tujuan
Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini yaitu :
·         Dapat mengetahui jenis kerusakan pada Hardware Komputer
·         Dapat memperbaiki kerusakan pada Hardware Komputer

1.3  Knowledge Base
Basis Pengetahuan dalam mendiagnosis kerusakan hardware pada computer adalah:
1.      Mengecek kerusakan pada Hardisk seperti :
·         Komputer berjalan lambat sepanjang waktu
·         Hardisk berisik
2.      Memeriksa kerusakan motherboard seperti:
·      Tidak  terjadi apa-apa saat menekan tombol power
·      Computer mengeluarkan bunyi beep
3.      Mengidentifikasi kerusakan pada power supply seperti:
·         Komputer tidak mau menyala
·         Power Supply mengeluarkan percikan
4.      Memeriksa kerusakan pada RAM computer, seperti:
·         Error terjadi setelah computer berjalan beberapa menit atau saat memuat pekerjaan berat.
·         RAM bekerja hanya pada satu motherboard
5.      Mendeteksi kerusakan pada layar monitor, seperti:
·         Layar monitor sering mati dengan sendirinya.
·         Adanya garis-garis bergelombang pada layar monitor

1.4  Batasan
Batasan pada makalah “Diagnosis kerusakan hardware pada computer” yaitu mengidentifikasi kerusakan hardware pada computer, dan mencari solusi untuk memperbaiki kerusakan hardware pada computer.










BAB II
KAJIAN TEORI
            Sistem pakar adalah system yang menggunakan pengetahuan manusia yang terekam dalam computer untuk memecahkan persoalan yang biasanya memerlukan keahlian manusia. System pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesiakna suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli.
1.1    Forward Chaining
           Forward chaining adalah teknik pencarian yang dimulai dengan fakta yang diketahui, kemudian mencocokan fakta-fakta tersebut dengan bagian IF dan bagian IF-THEN. Forward Chaining merupakan grup dari multiple inferensi yang melakukan pencarian dari suatu masalah kepada solusinya. Forward chaining adalah data-driven karena inferenesi dimulai dengan informasi yang tersedia dan baru konklusi diperoleh.
1.2    Backward Chaining
           Backward Chaining adalah menggunakan pendekatan goal-driven, dimulai dari ekspektasi apa yang diinginkan terjadi (hipotesis), kemudian mencari bukti yang mendukung (atau kontradiktif) dari ekspektasi tersebut.














BAB III
PEMBAHASAN

1.1  Prediksi Kerusakan
1.      Komputer terkena virus, ruang hardisk terlalu penuh,: Komputer berjalan lambat sepanjang waktu
2.      Piringan-piringan yang berputar, perpindahan head pada hardisk : harddisk berisik
3.      Kabel power yang yang terpasang ke soket power pada motherboard tidak terpasang dengan baik, motherboard terbakar karena kerusakan listrik, :Tidak terjadi apa-apa saat menekan tombol power
4.      BUNYI BEEP (BELUM)
5.      Saklar di belakang PSU tidak menyala, PC tidak tersambung sepenuhnya dengan listrik, kabel monitor ada yang terputus:Komputer tidak mau menyala
6.      Pemakaian computer terlalu lama, daya listrik tidak normal, PSUyang digunakan  berkualitas rendah:PSU mengeluarkan percikan.
7.      Komponen computer yang terkena debu, sirkulasi udara casing computer yang sangat buruk, RAM tidak berjalan pada tegangan yang ditentukan: Error terjadi setelah computer berjalan beberapa menit atau saat memuat pekerjaan berat.
8.      Tidak sesuainya merk dan nomor seri modul RAM, tegangan slot DIMM kurang dinaikan: RAM bekerja hanya pada satu motherboard
9.      Koneksi kabel ke monitor tidak terpasang dengan baik, terlalu sering mengaktifkan power saver:Layar monitor sering mati dengan sendirinya.
10.  Meletakan perangkat alat elektronik bersampingnan dengan monitor, sumber listrik yang kurang maksimla:Adanya garis-garis bergelombang pada layar monitor.

1.2  Representasi Pengetahuan

NO
Aturan
1
If computer sudah dinyalakan AND komputer terkena virus AND ruang hardisk terlalu penuh THEN Komputer berjalan lambat sepanjang waktu

2
If computer sudah dinyalakan AND piringan-piringan yang berputar AND perpindahan head pada hardisk THEN harddisk berisik
3
If computer sudah dinyalakan AND kabel power yang yang terpasang ke soket power pada motherboard tidak terpasang dengan baik AND motherboard terbakar karena kerusakan listrik THEN Tidak terjadi apa-apa saat menekan tombol power.
4
If computer sudah dinyalakan (bunyi beep)
5
If computer sudah dinyalakan Saklar di belakang PSU tidak menyala AND PC tidak tersambung sepenuhnya dengan listrik AND kabel monitor ada yang terputus THEN Komputer tidak mau menyala
6
If computer sudah dinyalakan AND pemakaian computer terlalu lama AND daya listrik tidak normal AND PSUyang digunakan  berkualitas rendah:THEN PSU mengeluarkan percikan
7
If computer sudah dinyalakan AND komponen computer yang terkena debu AND sirkulasi udara casing computer yang sangat buruk AND RAM tidak berjalan pada tegangan yang ditentukan: THEN Error terjadi setelah computer berjalan beberapa menit atau saat memuat pekerjaan berat.
8
If computer sudah dinyalakan AND tidak sesuainya merk dan nomor seri modul RAM AND tegangan slot DIMM kurang dinaikan THEN RAM bekerja hanya pada satu motherboard
9
If computer sudah dinyalakan AND koneksi kabel ke monitor tidak terpasang dengan baik AND terlalu sering mengaktifkan power saver THEN Layar monitor sering mati dengan sendirinya.
10
If computer sudah dinyalakan AND meletakan perangkat alat elektronik bersampingnan dengan monitor AND sumber listrik yang kurang maksimla THEN Adanya garis-garis bergelombang pada layar monitor



BAB IV
KESIMPULAN

4.1  Kesimpulan
                 Sistem pakar ini dibuat untuk membantu mendiagnosis kerusakan hardware pada computer, sehingga dapat memudahkan para user dalam mengetahui kerusakan yang terjadi dan tindakan apa yang seharusnya dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan tersebut.

                  Kerusakan hardware ini biasanya terjadi karena instalasi hardware belum benar seperti pemasangan kabel, jumper, slot, Baut atau skrup dan lain-lain serta kurangnya pengetahuan tentang gangguan atau kerusakan yang terjadi pada hardware computer. User yang tidak memahami atau mengetahui tentang kerusakan yang terjadibakan sangat fatal apabila kerusakan tersebut tidak segera ditangani.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Makalah RAM

BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Dewasa in, perkembangan IT di dunia sangat pesat, mulai dari perkembangan software hingga  hardware. Teknologi srekarang telah mendominasi sebagian besar di permukaan bumi ini. Karena semakin cepatnya perkembangan Teknologi, kita sebagai pengguna bias ketinggalan informasi mengenai teknologi baru apabila kita  tidak up to date dalam pengetahuan teknoligi ini. Hal itu dapat membuat kita mudah tergiur dan tertipu dengan berbagai iklan teknologi tanpa memikirkan sisi negatifnya.
1.2       Rumusan Masalah
1.                  Apakah Pengertian Memori?
2.                  Apa saja jenis Memori?
3.                  Bagaimana sejarah perkembangan Memori?
1.2              Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui :
1.                  Pengertian dari memori.
2.                  Jenis-jenis dari Memori.
3.                  Sejarah Perkembangan memori.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1       Pengertian Memory
Memori adalah perangkat keras (Hardware) yang berfungsi mengiolah data dan instruksi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak dta maupun instruksi yang dapat diolahnya, memori juga berfungsi sebagai Media penyimpanan data. Pengertian menurut istilah memori biasanya merujuk pada media atau tempat untuk menyimpan data yang dapat dikatakan bahwa memori merupakan perangkat keras yang khas digunakan untuk menyimpan data atau informasi dan dapat dibaca ataupun diambil kembali saat diperlukan.Berikut beberapa pengertian Memori :
1.                  Memori atau RAM merupakan sebuah perangkat keras computer yangberfungsi sebagai termpat penyimpanan data sementara.
2.                  Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer.
3.                  Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau memory, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpan data dan informasi saat menggunakan komputer.
2.2       Jenis-jenis Memory
Memori merupakan media penyimpanan data pada computer, yang mana memori ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.      Memori Internal
Memori jenis ini dapat diakses secara langsung oleh processor. Memori internal memiliki fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Secara lebih rinci, fungsi dari memori utama adalah :
a)      Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Aritmethical and Logic Unit).
b)      Menyimpan data hasil pemrograman ALU sebelum dikirimkan ke peranti keluaran.
c)      Menampung program instruksi yang berasal dari peranti masukkan atau dari peranti pengingat sekunder.
Memori internal ini biasa dibedakan menjadi 2 macam, yaitu ROM(Read Only Memory) dan RAM(Random Acces Memory).  Selain itu, terdapat pula memori yang disebut Cache Memory.
1)      ROM (Read Only Momory)
ROM adalah memori yang hanya dapat dibaca, tidak dapat di hapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer (Tidak bias di setting kembali). Perintah pada ROM sebagian akan di pindahkan ke RAM. Perintah-perintah yang ada di ROM antara lain :
·         Perintah untuk membaca Sistem Operasi dari disk.
·         Perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di Unit Sistem.
·         Perintah untuk menamppilkan pesan di layar
Berikut ini adalah perkembangan ROM (Read Only Memory) :
a.       PROM (Programble ROM) : ROM yang bisa deprogram kembali dengan catatan hanya bisa di program 1 kali.
b.      RPROM (Re-Programble ROM) : ROM yang bisa di program ulang sesuai dengan yang kita inginkan.
c.       EPROM (Eraseable Programble ROM) ROM yang dapat dihapus dan di program kembali tetapi cara penghapusannya dengan menggunakan Sinar Ultrviolet.
d.      EEPROM (Electrically Eraseble Programble ROM) : ROM yang bisa di program dengan Teknik Elektronik.



2)      RAM (Random Acces Memory)
RAM adalahmemori tempat penyimpanan data sementara pada saat computer dinyalakan dan dapat diakses secara acak atau random. Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemrosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki,semakin cepat komputernya. Berikut ini adalah jenis-jenis dari RAM :
a.    DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.
b.    SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disinkronisasi oleh clock system dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok unuk system dengan bus yang memiliki kecepatan sampai dengan 100 MHz.
c.    RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memori yang lebih cepat dan lebih mahal daripada SDRAM. Memory ini bisa digunakan pada sistemyang menggunakan Pentium 4.
d.   SRAM (Static RAM) adalah jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat di dalamnya teteap tersimpan sengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tiggi daripada DRAM maupun SDRAM.
e.    EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memori yang digunakan pada system yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki bus dengan kecepatan 66MHz.

2.      Memori Eksternal
Memori ini merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Memori eksternal biasanya lebih besar kapasitasnya dibandingkan dengan memori internal. Memori eksternal mempunyai konsep dasar sebagai berikut:
1)        Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.
2)        Memori eksternal biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyipanan fata, di luar memori utama.
3)        Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penympan permanen untuk membantu fungsi RAM dan untuk mendapatkan memori mutah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Berikut ini berbagai jenis Memori Eksternal :
1.      Berdasarkan jenis Akses Data
Berdasarkan jenis aksesnya memori eksternal dikelompokkasn menjadi dua jenis yaitu :
a)    DASD (Direct Acces Storage Device) dimana ia mempunyai akses langsung terhadap data.Contoh :
·         Magnetik (fluffy disk, hard disk).
·         Removable hard disk (Zip disk, Flash Disk).
·         Optical Disc
b)   SASD (Sequential Acces Storage Device) : Akses data secara tidak langsung (berurutan), seperti pita magnetic.
2.      Berdasarkan Karakteristik Bahan
Berdasarkan karakteristik bahan pembuatannya, memori eksternal digolongkan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut :
a)      Punched Chard atau kartu berlubang, merupakan kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai jenis instruksi atau data. Kartu ini dibaca melalui puch card readr yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 1979.
b)      Magnetic, magnetic disk merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy dan harddisk.
c)      Optical Disk, optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti Alumunim. Contoh : CD dan DVD.
d)     Magnetic Tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi terbentuk pita, seperti halnya pita kaset tape recorder.




2.3       Tabel Gambar-gambar Memory




2.4       Sejarah Perkembangan Memory
Pada awal 1940-an, teknologi memori sebagian besar diizinkan kapasitas beberapa byte. Pertama elektronik deprogram computer digital, dengan ENIAC, menggunakan ribuan oktal-radio base tabung vakum, bisa melakukan perhitungan sederhana yang melibatkan 20 nomor dari sepuluh angka decimal yang diadakan di tabung vakum akumulator.
Kemajuan signifikan berikutnya dalam memori computer dating dengan akustik memori delay line, yang dikembangkan oleh J. Presper Eckert pada awal 1940-an. Melalui pembangunan sebuah tabung gelas diisi dengan merkuri dan dipasang di setiap ujung dengan Kristal kuarsa, garis delay bisa menyimpan bit informasi dalam kuarsa dan mentransfer melalui gelombang suara merambat melalui merkuri line memory.  Penundaan akan terbatas pada kapasitas hingga beberapa ratus ribu bit untuk tetap efisien.
Dua alternatif untuk garis penundaan, tabung Williams dan tabung Selectron, berawal pada tahun 1946, keduanya menggunakan berkas electron di dalam tabung kaca sebagai alat penyimpanan. Menggunakan tabung sinar katoda, Fred  Williams akan menciptakan tabung Williams, yang akan menjadi yang pertama Random Acces Memory computer The Williams tabung akan membuktikan lebih luas daripada tabung Selectron (yang Selectron terbatas pada 256 bit, sedangkan tabung Williams dapat menyimpan ribuan) dan lebih murah. The Williams tabung tetap akan terbukti menjadi putus asa sensitive terhadap lingkungan.
Upaya dimulai pada akhir 1940-an untuk menemukan memori non-volatile. Jay Forester, Jan A. Rajchman dan An Wang mengembangkan memori inti magnetik, yang memungkinkan untuk mengingat memori setelah kehilangan kekuasaan. Memori magnetik ini akan menjadi bentuk dominan memori sampai pengembangan transistor berbasis memori pada akhir tahun 1960.
Perkembangan teknologi dan skala ekonomi telah dimungkinkan disebut Memory Very Large (VLM) computer. Istilah “Memori” bila digunakan dengan mengacu pada computer umumnya  mengacu pada Random Acces Memori atau RAM.
Berikut beberapa perkembangan jenis memory :
1)      DRAM. Muncul pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan Dynamic Random Acces Memori (DRAM) yang mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 46 MHz.
2)      FPM RAM. Muncul pada tahun 1987, RAM jenis FPM (Fast Pege Mode) merupakan RAM paling kerap digunakan dalam system computer pada masa itu, FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan acces time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwith) sebesar 188,71Mb/detik, FPM juga dikenal sebagai DRAM (Dynamic Random Acces Memori) saja, FPM menggunakan modul memori SIMM 30 pin & SIMM 72 pin.
3)      EDO RAM. Muncul pada tahun 1955, Extended Data Output Dynamic Random Acces Memori yang merupakan penyempurnaan dari FPM. EDO RAM mempunyai acces time sekitar 70ns hingga 50ns & bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz.
4)      SDRAM. Muncul pada peralihan 1996-1997, Synchronous Dynamic RAM lebih dikenal sebagai PC66, karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz, tegangannya hanya 3,3 volt, acces time sebesar 10ns & mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 55Mb/det.
5)      RDRAM. Muncul pada tahun 1999, yang menggunakan modul RIMM, transfer data secara serial pada bus 16-bit, dengan kecepatan 16Gb/det.
6)      SDRAM PC 133. Bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan acces time sebesar 1,06Gb/det.
7)      SDRAM PC 150. Pada tahun 2000 memori PC150 mempunyai acces time7ns & mampu mengalirkan data sebesar 1,28Gb/det.
8)      DDR-SDRAM. Pada tahun 2000 menggunakan system bus dengan frekensi sebesar 100-133MHz.
9)      DDR 2 SDRAM. Pada tahun 2004 memiliki kelebigan High clock speed 400-800 MHz, memiliki 1 keping 2GB & dipasangkan pada single bank serta menggunakan teknologi koneksi Ball Grid Array (BGA).
10)  DDR3 2GB. Pada tahun 2007, memiliki bandwith sampai dengan 1600MHz & mampu mentransfer data dengan clock efektif 800-1600MHz.



2.5       Gejala-Gejala Kerusakan Memori
Kerusakan paling sering ditemukan adalah kerusakan RAM,  ini dikarenakan oleh pin dari ram tersebut mengalami korosit jamur disebabkan kelembaban dan usia pakai komputer itu sendiri, komputer terlalu berdebu, atau terletak di lingkungan yang lembab kontak antara modul memori dan slot memori dapat terganggu atau terkorosi. Sehingga menyebabkan terjadinya Blue Screen of Death selama proses instalasi windows XP, Random crash atau Blue Screen of Death dengan pesan berbeda/acak selama menjalankan XP, Gangguan memori intensif selama operasi tertentu misalnya ketika memainkan 3D game, benchmark, kompilasi, Photoshop, dll,Distorsi grafis pada layar, walaupun hal ini juga dapat terkait dengan VGA Card, dan Kegagalan ketika boot. Hal ini dapat disertai dengan berbunyi ‘bip’ panjang berulang-ulang, yang merupakan kode bip BIOS untuk masalah memori.



BAB III
PENUTUP

3.1              Kesimpulan
Ø Memori adalah perangkat keras (Hardware) yang berfungsi mengiolah data dan instruksi, yang biasanya merujuk pada media atau tempat untuk menyimpan data yang dapat dikatakan bahwa memori merupakan perangkat keras yang khas digunakan untuk menyimpan data atau informasi dan dapat dibaca ataupun diambil kembali saat diperlukan.
Ø Memory biasa dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu memory internal dan eksternal.
Ø Memory internal ada 2 juga yaitu, ROM (Read Only Memory) dan RAM (Random Acces Memory).
Ø Sedangkan memory eksternal adalah memory tambahan yang kapasitasnya lebih besar daripada memori internal. Contohnya hardisk, removable hardisk (zip disk, flashdisk).


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0